Senin, 11 Februari 2008

Assalamualaikum, anak2.
Minggu ini kita mulai membahas kalor. Coba materinya dipelajari/dibaca2 dulu ya. Kalau ada gambaran, ntar jalanin eksperimennya ngga bengong2 amat. Ok.

Untuk kalian yang belum ulangan & presentasi state of matter, ibu tunggu dimanapun,kapanpun. Kalo nilaimu kosong,ntar di bawah kkm lho..ntar ngga naek kelas dong.
Mangga atuh,diantos pisan.






Fire Proof Balloon

The transfer of heat by conduction and convection may be demonstrated with two similar balloons, one filled with air, the other with water. When a match is brought close to the air-filled balloon, the balloon ruptures. However, when a match is brought within the same distance of the water-filled balloon, the balloon remains in tact. Conduction and convection carry the heat away from the balloon before the temperature required for melting occurs.

A second reason the balloon doesn�t burst is related to the heat capacity of water. Water is able to absorb a great deal of heat with little change in temperature.



Boiling Water in a Paper Cup

A striking demonstration illustrating thermal conductivity, heat capacity of water and the cooling effect of boiling can be performed with nothing more than a paper cup filled with water and a Bunsen or alcohol burner. When exposed to an open flame, the water in the cup will come to a boil. The cup will not burn until the water has completely evaporated.



Ini ada materi kalor untuk dipelajari, buka alamat berikut : Physics Energy

























Berjalan di Atas Api

Bukan sulap, bukan sihir. Rahasia berjalan di atas bara api semata hukum termodinamika. Tak percaya? Profesor fisika University of Pittsburgh di Johnstown, Amerika Serikat, David Willey, telah membuktikannya.
Pemenang President's Award for Excellence in Teaching di universitasnya itu membuktikan berjalan di atas api bukan sesuatu yang mustahil. Jalur bara api biasanya terbuat dari kayu yang dibakar sampai menjadi bara api. Panasnya bisa mencapai 537 derajat Celsius.
Jawaban mengapa manusia selamat dari luka bakar adalah karena panas yang dipindahkan dari bara ke telapak kaki amat kecil. "Meskipun sedang terbakar, kayu adalah konduktor yang buruk," kata Willey.
Konduksi atau penghantar panas adalah cara panas berpindah dari satu material ke material lainnya. Molekul bergetar dari material panas yang bertumbukan dengan molekul yang lebih tenang dari obyek lebih dingin dan memindahkan energi. Lemahnya daya hantar kayu menyebabkan panas terperangkap dalam bara, dan cuma memindahkan sedikit panas ke kaki. Belum lagi lapisan abu yang terbentuk di atas bara menyekat panasnya.
Itulah sebabnya, para pejalan kaki di atas bara memilih berjalan di atas kayu, bukannya di atas besi baja. Dengan konduktivitas tinggi, logam akan melepuhkan kaki siapa pun yang berani melintasinya.


Sumber : Koran Tempo

Nah lho, ibu jadi bingung. KIR menantang ibu untuk berjalan di atas bara api, mereka kompak tuk membeli sekeresek arang- masing2 anggota satu. Berani ngga ya ibu.. Siapa mau memberi saran?? Ngeri nih.




















Catatan : Hati2, jangan mencoba buka video berbau "neraka" dalam You tube.
Gunakan akal sehat, jangan sekedar menuruti keinginan2 sesaaaaaaat.....!!!!!

0 komentar:

Posting Komentar