Selasa, 23 Juni 2009

libur panjang, bikin proyek KOMPOS


Mumpung libur panjang nech, bagusnya kita menggarap proyek kecil2an di sekitar rumah saja. Ngga usah yang rumit2,
sehingga liburan kita kali ini, lebih banyak memberi manfaat ke lingkungan sekitar. Proyek kita ini berkaitan dengan persampahan, yang terus terang saja setiap penghuni rumah selalu bingung untuk menanggulanginya. Namun - bila proyek ini berjalan, lumayanlah..kita ngga harus beli NPK ke toko.
Jangan buang sampah hijau
Sampah yang bisa dijadikan kompos adalah sampah basah yang mudah hancur atau larut, seperti potongan sayuran bayam, kangkung, singkong, jagung, dan sayuran basi. Pisahkan sampah basah tersebut dari sampah plastik, kardus, kertas, bekas minyak, oli, air sabun, dan sebagainya.
Untuk membuat kompos, kamu membutuhkan ember plastik atau gentong plastik yang sudah dilubangi, dan ditancapkan pipa untuk saluran udara. Saluran udara ini berguna untuk memasukkan oksigen. Tapi, untuk mencegah masuknya lalat ke dalam gentong atau ember, lubang pipa harus diberi kawat kasa.
Setelah ember siap, sampah hijau berupa sisa sayuran, buah, potongan rumput, daun segar, dan sebagainya bisa dimasukkan. Sebaiknya sampah hijau ini dicincang dulu, atau digunting kecil- kecil agar mempercepat proses penghancuran.
Campur sampah hijau ini dengan sampah coklat (serbuk gergaji, sekam, daun kering....ibu jadi inget- tiap hari ibu bisa menghasilkan daun kering dari rontokan pohon sampai 1 tolombong). Campuran kedua jenis sampah ini memakai perbandingan 1:1. Tambahkan kompos yang sudah jadi atau lapisan tanah atas, kemudian diaduk. Ingat ya.. sirami dengan air sedikit untuk menjaga kelembaban.
Kalau kamu ingin mempercepat proses pengomposan itu dapat ditambahkan larutan EM4 (Effective Microorganism) yang dijual di toko pertanian atau toko bahan kimia. Kamu juga bisa menambahkan molase (limbah kecap), larutan gula merah, atau gula putih.
Setiap tiga hari sampah di ember itu diaduk untuk memasukkan oksigen dan menurunkan panas yang timbul karena proses pengomposan. Kalo kelihatan kering, basahi lagi dengan air. Pengomposan telah selesai jika campuran menjadi kehitaman dan tidak berbau sampah.
Pembuatan kompos bisa dilakukan sekaligus, atau selapis demi selapis. Misalnya setiap dua hari ditambah sampah yang baru (sampah hijau dan sampah coklat).
Kompos bermutu tidak menimbulkan efek-efek yang merugikan bagi pertumbuhan tanaman. Penggunaan kompos yang belum matang akan menyebabkan terjadinya persaingan bahan nutrisi antara tanaman dengan mikro-organisme tanah. Ini justru akan mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan tanaman.(Ibu pernah menyiram anggrek dengan kompos belum jadi + air cucian daging....kontan banyak semut merah + serangga2 perusak lainnya, maunya...percobaan...)
Menurut Standar Nasional Indonesia (SNI), kompos yang sudah matang atau jadi mempunyai suhu yang sama dengan suhu air tanah. Kompos ini berwarna hitam dan bertekstur seperti tanah. Kompos juga harus berbau seperti tanah. Kompos yang sudah jadi tidak boleh mengandung bahan pengotor organik atau non-organik seperti logam, gelas, plastik, dan karet. Pencemar lingkungan seperti senyawa logam berat, B3, dan kimia organik seperti pestisida juga tidak boleh ada dalam kompos ini.

Membuat Pupuk Cair
Selain dibuat menjadi kompos atau pupuk padat, sampah juga bisa dibuat sebagai pupuk cair. Pupuk cair mempunyai banyak manfaat. Selain untuk pupuk, pupuk cair juga bisa menjadi aktivator untuk membuat kompos. Pupuk cair juga bisa disiramkan ke lubang WC agar limbah tinja di dalam septik tank menjadi padat.
Dua liter pupuk cair bisa menghemat penyedotan tinja. Jika biasanya setahun sekali tinja harus disedot, bisa menjadi dua tahun sekali.
Berikut cara membuat pupuk cair
1. Cincang sampah hijau seperti sisa sayuran, sayuran basi, dan sebagainya.
2. Siapkan tong plastik atau tong bekas wadah cat tembok ukuran 25 kilogram (kg), lengkap dengan tutupnya. Siapkan juga kantong plastik ukuran 60 cm x 90 cm dan beri beberapa lubang sebesar 1 cm. Lubang ini untuk memperlancar sirkulasi air dalam tong.
3. Siapkan 1/4 kg gula merah yang sudah dilarutkan.
4. Siapkan 1/2 liter bahan EM4 untuk mempermudah proses pelarutan.
5. Siapkan 1/2 liter air bekas cucian beras.
6. Siapkan 10 liter air tanah. Untuk hasil maksimal jangan gunakan air hujan atau air PAM.
7. Campur air bekas cucian beras, EM4, dan air gula ke dalam tong plastik. Sementara itu cincangan sampah hijau dimasukkan ke dalam kantong plastik yang sudah dilubangi. Setelah itu, masukkan kantong plastik ini ke dalam tong plastik dan tambahkan air tanah.
8. Ikat kantong plastik berisi sampah hijau itu dan tutup pula tong plastik itu dengan rapat selama tiga minggu (21 hari).
9. Setelah tiga minggu, sampah dalam tong itu tidak berbau dan kelihatan menyusut. Angkat sampah itu hingga air tiris. Sampah dari dalam plastik menjadi pupuk padat, sedangkan air dalam tong menjadi pupuk cair. (dari berbagai sumber)




Libur panjang, ikutan Lomba menulis cerpen:
PT ROHTO LABORATORIES INDONESIA
Kembali menyelenggarakan:
LOMBA MENULIS CERPEN REMAJA (LMCR-2009) Memperebutkan:
LIP ICE-SELSUN GOLDEN AWARD
Total Hadiah Senilai Rp 80 Juta

Peserta: Terdiri dari 3 (tiga) kategori : Pelajar SLTP, SLTA dan Mahasiswa/Guru/Umum
Total Hadiah Senilai Rp 80 Juta

Syarat-Syarat Lomba:

1.Lomba terbuka untuk Pelajar SLTP (Kategori A), Pelajar SLTA (Kategori B) dan Mahasiswa/Guru/Umum (Kategori C) dari seluruh Indonesia atau yang sedang studi/dinas di luar negeri

2.Lomba dibuka tanggal 10 Mei 2009 dan ditutup tanggal 3 Oktober 2009

3.tema cerita: Dunia remaja dan segala aspeknya (cinta, kebahagiaan, kepedihan, harapan, kegagalan, cita-cita, penderitaan, maupun kekecewaan)

4.Judul bebas, tetapi mengacu pada Butir 3

5.Setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari 1 (satu) judul

6.Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia yang benar, indah (literer) dan komunikatif serta bukan jiplakan dan belum pernah dipublikasi

7.Ketentuan naskah:

a.Ditulis di atas kertas ukuran kuarto (A-4), ditik berjarak 1,5 spasi, font 12 (huruf Times New Roman), margin kiri kanan rata (justified) maksimal 5Cm
b.Panjang naskah antara 6 � 10 halaman, disertai: sinopsis, biodata dan foto pengarang, foto copy indentitas (pilih salah satu: KTP/Paspor/SIM/Kartu Pelajar/Kartu Mahasiswa) yang masih berlaku
c.Naskah yang dilombakan dicetak/diprint-out masing-masing judul 3 (tiga) rangkap disertai file dalam bentuk CD
d.Naskah yang dilombakan per judul dilampiri 1 (satu) kemasan LIP ICE jenis apa saja atau 1 (satu) segel pengaman SELSUN.
e.Naskah yang dilombakan beserta lampirannya (perhatikan ketentuian Butir 7b, 7c dan 7d) dimasukkan ke dalam amplop tertutup/dilem, cantumkan Kategori Peserta pada kanan atas permukaan amplop dan dikirimkan ke Panitia LMCR-2009 LIP ICE-SELSUN GOLDEN AWARD � Jalan Gunung Pancar No.25 Bukit Golf Hijau Sentul City, Bogor 16810 � Jawa Barat
8.Hasil lomba diumumkan 31 Oktober 2009 melalui website www.rayakultura.net dan www.rohto.co.id
9.Keputusan Dewan Juri bersifat final dan mengikat
10.Naskah yang dilombakan menjadi milik PT ROHTO, hak cipta milik pengarang

Hasil Lomba
Masing-masing kategori: Pemenang I, II, III, 5 (Lima)
Pemenang Harapan Utama, 10 (Sepuluh) Pemenang
Harapan, dan Pemenang Karya Favorit jumlahnya ditentukan kemudian (jika ada/layak)

Hadiah Untuk Pemenang
Kategori A (Pelajar SLTP) Pemenang I: Uang Tunai Rp 4.000.000,- + LIP ICE-SELSUN GOLDEN AWARD; Pemenang II: Uang Tunai Rp 3.000.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN; Pemenang III: Uang Tunai Rp 2.000.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN. Untuk 5 (lima) Pemenang Harapan Utama masing-masing mendapat Uang Tunai Rp 1.000.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN. Bagi 10 (sepuluh) Pemenang Harapan masing-masing mendapat Piagam LIP ICE-SELSUN dan Bingkisan
Hadiah untuk sekolah Pemenang I, II dan III masing-masing memperoleh satu unit televisi

Kategori B (Pelajar SLTA)
Pemenang I: Uang Tunai Rp 5.000.000,- + LIP ICE-SELSUN GOLDEN AWARD; Pemenang II: Uang Tunai Rp 4.000.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN; Pemenang III: Uang Tunai Rp 3.000.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN. Bagi 5 (lima) Pemenang Harapan Utama masing-masing mendapat Uang Tunai Rp 1.000.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN dan 10 (sepuluh) Pemenang Harapan masing-masing mendapat hadiah Piagam LIP ICE-SELSUN dan Bingkisan
Hadiah untuk sekolah Pemenang I, II dan III masing-masing memperoleh satu unit televisi

Kategori C (Mahasiswa/Guru/Umum)
Pemenang I: Uang Tunai Rp 7.500.000,- + LIP ICE-SELSUN GOLDEN AWARD; Pemenang II: Uang Tunai Rp 6.000.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN; Pemenang III:Uang Tunai Rp 4.000.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN. Bagi 5 (lima) Pemenang Harapan Utama masing-masing mendapat Uang Tunai Rp 1.500.000,- + Piagam LIP ICE-SELSUN dan 10 (sepuluh) Pemenang Harapan masing-masing mendapat Piagam LIP ICE-SELSUN dan Bingkisan.
Catatan:
Hadiah untuk Pemenang Karya Favorit (jika ada) memperoleh Piagam LIP ICE-SELSUN
Semua pemenang mendapat hadiah ekstra 1 (satu) Buku Kumpulan Cerpen Pemenang LMCR-2009
Pajak hadiah para pemenang ditanggung oleh PT ROHTO LABORATORIES INDONESIA
Informasi lebih lanjut e-mail ke: lmcr.2009@gmail.com


Ketua Panitia LMCR-2009
Dra. Naning Pranoto, MA



Liburan...bagus juga mendaki gunung.
Click to get cool Animations for your MySpace profile
gue mo mledak!
kalo orang2 Indonesia ngga mau tobat..

Ditemukan Gunung Api Raksasa Bawah Laut Sumatera,
KOMPAS.com � Tim yang terdiri dari gabungan para pakar geologi Indonesia, AS, dan Perancis berhasil menemukan gunung api raksasa di bawah perairan barat Sumatera. Gunung api tersebut berdiameter 50 km dan tinggi 4.600 meter dan berada 330 km arah barat Kota Bengkulu.

Para ahli geologi ini berasal dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI), Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, CGGVeritas dan IPG (Institut de Physique du Globe) Paris.

"Gunung api ini sangat besar dan tinggi. Di daratan Indonesia, tak ada gunung setinggi ini kecuali Gunung Jayawijaya di Papua," kata Direktur Pusat Teknologi Inventarisasi Sumber Daya Alam BPPT Yusuf Surachman kepada wartawan di Jakarta, Kamis (28/5).

Gunung api bawah laut berada di Palung Sunda di barat daya Sumatera, 330 km dari Bengkulu, di kedalaman 5,9 km dengan puncak berada di kedalaman 1.280 meter dari permukaan laut. Meskipun gunung ini diketahui memiliki kaldera yang menandainya sebagai gunung api, para pakar mengaku belum mengetahui tingkat keaktifan gunung api bawah laut ini.
"Bagaimanapun gunung api bawah laut sangat berbahaya jika meletus," katanya. Survei yang menggunakan kapal seismik Geowave Champion canggih milik CGGVeritas itu adalah yang pertama di dunia karena menggunakan streamer terpanjang, 15 km, dari yang pernah dilakukan oleh kapal survei seismik.
Tujuan dari survei ini adalah untuk mengetahui struktur geologi dalam (penetrasi sampai 50 km) yang meliputi Palung Sunda, prisma akresi, tinggian busur luar (outer arc high), dan cekungan busur muka (fore arc basin) perairan Sumatera.
Sejak gempa dan tsunami akhir 2004 dan gempa-gempa besar susulan lainnya, terjadi banyak perubahan struktur di kawasan perairan Sumatera yang menarik minat banyak peneliti asing.
Tim ahli dari Indonesia, AS, dan Perancis kemudian bekerja sama memetakan struktur geologi dalam untuk memahami secara lebih baik sumber dan mekanisme gempa pemicu tsunami menggunakan citra seismik dalam (deep seismic image).

0 komentar:

Posting Komentar