Kamis, 20 Mei 2010

kontra instruksi,antara PT vs Direktorat...




Seperti kita ketahui pelaksanaan pembelajaran IPA di sekolah RSBI seperti tertera di atas, namun teman-teman guru akan menjadi agak bingung, bila dalam kenyataannya pihak konsultan tidak mengisyaratkan bahwa aturan tsb harus diikuti. Bagi teman-teman guru berarti ini sebuah pengurangan beban, namun bila ada supervisi menghendaki guru harus "full english" di lapangan, maka semuanya akan menjadi membingungkan. Belajar IPA menggunakan bahasa Inggris penuh..itu nonsens kalau gurunya tidak bisa berbahasa Inggris, bahkan menggunakan bilingual Inggris-Indonesia saja, guru sudah kerepotan. Akibatnya guru tidak fokus pada metode pembelajaran, guru cenderung menggunakan metode "IPA-sastra",ini mengutip istilah konsultan yang kemaren berkunjung ke greeone...
Harus ada win-win solution nya...guru IPA mengajar dengan metode yang lebih banyak kontekstual..soal bahasa, ngga usah terlalu dipikirin..kata konsultan juga begitu, ha ha..

0 komentar:

Posting Komentar